Arsip untuk Teknik Elektro kategori

ALAT UKUR TEKANAN

Posted in Teknik Elektro on Mei 17, 2008 by inoels19

Alat ukur tekanan ada dua macam yaitu alat ukur tekanan udara luar (barometer) dan alat ukur tekanan udara tertutup(manometer).

Macam-macam contoh dari alat ukur tekanan:

1. Manometer pipa U

2. Manometer Industri (manometer kaki membesar)

3. Cistern Manometer

4. Inclined Tube Manometer (manometer tabung dengan pipa miring)

5. Bourdon Tube Pressure Gauge

6. Diapraghm Instrument (Peralatan dengan sekat tipis / diafragma)

Untuk lebih lengkap silahkan  download file  ALAT UKUR TEKANAN

Integrated Circuit

Posted in Teknik Elektro on April 11, 2008 by inoels19

Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Para ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Integrated Circuit (IC) merupakan komponen semikonduktor yang di dalamnya dapat memuat puluhan, ratusan atau ribuan atau bahkan lebih komponen dasar elektronik yang terdiri dari sejumlah komponen resistor, transistor, dioda dan komponen semikonduktor yang lain. Komponen-komponen yang ada di dalam IC membentuk suatu subsistem terintegrasi (rangkaian terpadu) yang bekerja untuk suatu keperluan tertentu, namun tidak tertutup kemungkinan dipergunakan untuk tujuan yang lain.

DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):

  1. Integrated Circuit

Gerbang Logika Digital

Posted in Teknik Elektro on April 11, 2008 by inoels19

Sistem digit merupakan bidang yang agak baru dalam dunia elektronika kurang lebih sejak awal tahun 50-an, yang pada akhirnya nanti membantu atau menambah perbendaharaan instruksi microprocessor dalam tugasnya mengolah data baik secara perangkat keras (dalam sirkuit internal microprocessor) maupun software (instruksi microprocessor yang dijalankan melalui program atau software).

Contohnya secara software, sifat khas XOR, salah satu gerbang logika sistem digit yang diadaptasikan dalam perintah microprocessor tersebut sering dimanfaatkan oleh para programmer untuk tujuan mengosongkan register tertentu (register, variable dalam microprocessor sebagai input atau output dari processor sebelum atau sesudah instruksi dijalankan).

Walaupun pengosongan register dapat dilakukan dengan perintah yang tampaknya lebih sederhana, seperti misalnya ‘MOV CX,0′ (untuk mengosongkan register CX), namun pada kenyataanya programmer lebih cenderung untuk menggunakan perintah ‘XOR, CX,CX’, karena lebih singkat hanya dua byte , sementara perintah MOV menggunakan tiga byte. Efisiensi!

DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):

  1. Logic Gates 1
  2. Logic Gates 2
  3. Logic Families
  4. Flip-flops
  5. Gerbang Logika Digital

Reparasi Monitor, bagian 2

Posted in Teknik Elektro on April 11, 2008 by inoels19

Melanjutkan artikel “reparasi monitor bag.1″ yaitu mengenai penanganan masalah tampilan dengan melakukan trimming trimpot di Fly-Back, pada artikel ini saya akan memberikan tips dan trik bilamana trimpot flyback yang diadjust sudah tidak berfungsi, atau kita nyatakan rusak, maksudnya; si trimpot masih tetap bisa diputar tetapi misalkan pada trimpot focus pada posisi putaran minimal sampai posisi putaran maksimal tidak bisa didapatkan tampilan gambar yg jelas/focus.

DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):

  1. sahidian-reparasimonitor2.zip

Reparasi Monitor komputer, bag. 1

Posted in Teknik Elektro on April 11, 2008 by inoels19

Berbekal pengalaman penulis sebagai technical support di sebuah bengkel computer, penulis akan sedikit berbagi pengalaman dalam menangani kerusakan monitor computer jenis CRT atau tabung, umumnya monitor CRT dengan pemakaian lebih dari 1 tahun akan sedikit banyak mengalami perubahan tampilan, biasanya agak buram, terlalu terang, terlalu gelap, gambar kurang cerah dsb. Pengalaman yang penulis akan uraikan bersifat urgent, dimana tidak diperlukan suatu keterampilan khusus dibidang elektronika dalam mempraktekkannya, paling tidak anda mengerti apa itu listrik, artinya ya anda harus hati-hati karena yang namanya listrik tu ga terlihat tapi dapat dirasakan.

Jeroan monitor identik dengan yang namanya “high voltage”, memang benar… karena didalam tabung monitor terdapat tegangan ribuan volt, koq bisa? Padahal tegangan listrik dirumah-rumah hanya 220 VAC, ya bisa… kan ada rangkaian yg berfungsi menaikkan tegangan, disini penulis ga membahas gimana cara naikin tegangannya tp lebih kepada praktisnya saja.

Tuk pengenalan, di dalam monitor ada sebuah komponen yg namanya “fly-back”, disinilah tegangan tinggi tersebut dikeluarkan menuju tabung monitor, bentuk komponennya bisa anda lihat pada gambar di bawah ini

DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):

  1. sahidian-reparasimonitor1.zip

Panduan Praktis Mikrokontroler AT89S51

Posted in Teknik Elektro on April 11, 2008 by inoels19

Mikrokontroler sebagai teknologi baru yaitu teknologi semikonduktor kehadiranya sangat membantu perkembangan dunia elektronika. Dengan arsitektur yang praktis tetapi memuat banyak kandungan transistor yang terintegrasi, sehingga mendukung dibuatnya rangkaian elektronika yang lebih portable.

Mikrokontroler dapat diproduksi secara masal sehingga harganya menjadi lebih murah dibandingkan dengan mikroprosessor, tetapi tetap memiliki kelebihan yang bisa diandalkan. Mikrokontroler memiliki perbandingan ROM dan RAM-nya yang besar, artinya program kontrol disimpan dalam ROM (bisa Masked ROM atau Flash PEROM) yang ukurannya relatif lebih besar, sedangkan RAM digunakan sebagai tempat penyimpan sementara, termasuk register-register yang digunakan pada mikrokontroler yang bersangkutan.

DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):

  1. masternusa-mikrokontroler

Utak-atik Hardware Komputer

Posted in Teknik Elektro on April 11, 2008 by inoels19

Pengguna komputer pada awalnya adalah orang-orang yang memiliki hobby mengutak-atik hardware, seperti penggemar radio amatir atau rangkaian elektronika. Altair, komputer personal yang pertama, pun dijual dalam bentuk kit yang harus dirangkai sendiri. Saya sendiri memiliki latar belakang pendidikan bidang elektronika, jadi sedikit suka ngoprek hardware meskipun sekarang sudah jarang saya lakukan. Berikut ini sedikit cerita tentang ngoprek hardware.

Komputer yang kali pertama saya miliki adalah komputer Apple. Komputer ini memiliki hardware yang agak terbuka sehingga bisa diutak-atik. Salah satu eksperimen yang saya lakukan adalah membongkar joystiknya. Ternyata di dalamnya hanya ada dua resitor variabel yang nilai resitansinya bergantung kepada posisi dari gagang joystik. Dua resistor tersebut memberikan informasi sumbu X dan Y. Iseng-iseng salah satu resistor tersebut saya paralel dengan sebuah LDR (Light Dependent Resistor), yaitu resistor yang nilai resistansinya bergantung kepada sinar yang dia tangkap. Kalau kena cahaya, nilai resistansinya menjadi berkurang sehingga hasil paralel kedua resistor tersebut membuat nilai gabungannya menjadi berkurang.

Kemudian saya membuat sebuah program sederhana yang membaca nilai koordinat joystik secara berkala—waktu itu dengan menggunakan bahasa BASIC. Saya catat nilai-nilai yang muncul jika LDR terkena cahaya dan jika tidak. Saya ubah program ini untuk mencatat waktu ketika LDR terkena cahaya. Komputer saya simpan di kamar saya yang saya gelapkan. Jika ada orang masuk ke kamar, komputer akan mencatat kapan waktunya dan meyimpan data dalam disket. Jelas program ini tidak secanggih program yang digunaka oleh James Bond atau detektif lainnya, tapi bagi seorang mahasiswa yang baru belajar komputer rasanya hebat banget.

Sumber: InfoLinux 09/2003

DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):

  1. budi-hardware.zip